Komponen AC Split Yang Paling Penting dan Fungsinya

Sudah tahukan sahabat inforudi.com komponen AC split itu apa saja ?. Seperti yang kita ketahui bersama, untuk menurunkan suhu suatu ruangan kita harus memakai alat. Alat tersebut sering kita sebut AC ( Air Conditioner ). Alat ini biasa di pakai di perkantoran, gedung, mall atau ruangan yang minim ventilasi udara. Namun begitu, tidak sedikit pula banyak di gunakan untuk hunian tempat tinggal. Hal tersebut di maksudkan agar kita nyaman saat bekerja atau beraktivitas di dalam ruangan tersebut.

Baca juga : Sejarah Awal Mula di Temukannya AC

Walaupun banyak orang yang menggunakan, namun tak sedikit yang belum tahu daripada komponen ac split dan fungsinya. Biasanya pengguna hanya tahu yang penting dingin. Sehingga jika terjadi kerusakan suatu waktu, akan sedikit panik dan terpaksa harus panggil teknisi AC. Namun tenang saja, karena pada kesempatan kali ini saya akan mencoba memberi informasi lengkap seputar komponen AC. Yuk simak ada apa sih bagian-bagian daripada AC itu !

komponen ac split

Ada beberapa komponen utama dalam AC. Baik di Indoor ( AC bagian dalam ), maupun di Outdoor ( AC bagian luar ). Kita mulai dari komponen yang ada pada unit Indoor terlebih dulu.

Komponen AC Pada Unit Indoor

1. PCB Modul

PCB Modul adalah sebuah rangkaian kelistrikan seperti halnya alat elektronik lainnya. Di dalam PCB Modul ini terdapat berbagai komponen elektronik. Seperti trafo, IC ( Integrated Circuit ), Elco ( Condensator ), dan komponen-komponen kecil lainnya. PCB Modul ini di fungsikan untuk mengatur semua kelistrikan dalam AC. Mulai arus listrik dari PLN masuk lewat sini. Jadi peran modul ini sangat penting dalam AC.

2. Thermistor

Thermistor adalah alat pengatur suhu ruangan dalam AC. Modelnya ada yang single dan doble. Dia ini otomatis, cara kerjanya bila suatu ruangan sudah mencapai suhu yang di tentukan, maka dia akan memutus arus listrik yang ke compresor. Perannya pun juga penting. Jika thermistor ini rusak, biasanya di tandai AC akan mati hidup sendiri dan menyebabkan tidak dingin.

3. Dinamo Motor FAN / Kipas  FAN

Dinamo ini adalah motor listrik untuk mengerakan kipas FAN. Fungsinya untuk mensirkulasi atau menyebarkan hawa dingin dari evaporator ke seluruh ruangan. Motor dinamo ini menggunakan capasitor atau tahanan listrik untuk mengerakannya. Jika capasitor tersebut lemah, maka putaran motor dinamo bisa menjadi lambat. Hembusan angin yang keluar bisa kita atur sesuai keinginan kita melalui remote control.

4. Evaporator

Evaporator adalah rangkaian tembaga yang membentuk huruf “U” panjang. Di lapisi dengan sirip-sirip berbahan alumunium. Besar kecil dan jumlah lingkarannya tergantung dari besar dan kecilnya ukuran AC / PK. Fungsinya untuk menampung hawa dingin yang di hasilnya dari compresor, kemudian di sebarkan ke ruangan oleh kipas FAN.

5. Relay / Fuse

Arus listrik dari PLN yang masuk ke AC harus melalui fuse. Hal ini di maksudkan untuk keamanan penggunakan. Jika terjadi konsleting pada kelistrikan AC, maka fuse akan langsung memutus arus dari PLN. Sehingga hal yang tidak di inginkan seperti kebakaran bisa di hindari.

Untuk komponen AC yang utama di bagian unit indoor ada 5 itu tadi. Nah, sekarang kita masuk ke bagian unit outdoor atau AC bagian luar.

Komponen AC Pada Unit Outdoor

1. Compresor

Compresor adalah suatu alat untuk mengubah tekanan rendah menjadi tekanan tinggi sehingga menghasilkan dingin. Dari sekian banyak komponen AC, compresor inilah yang paling penting. Bisa saya katanya ini adalah jantung nya AC. Jika mesin kompresor ini mati atau rusak, maka AC sudah tidak ada fungsinya lagi. Cara terbaik jika kompresor rusak adalah dengan menggantinya dengan yang baru. Karena dari penggalaman, bisa di perbaiki namun tidak akan bertahan lama. Jadi sama juga bohong bukan ?

2. Capasitor

Capasitor adalah tahanan listrik untuk mengerakan mesin compresor pertama kali. Pada unit outdoor ada dua, yaitu capasitor motor fan dan capasitor compresor. Ukurannya pun tergantung besar kecilnya compresor. Satuan ukuran yang di pakai adalah micro fahrrad. Khusus untuk AC yang menggunakan teknologi inverter tidak menggunakan capasitor. Melainkan dia menggunakan rangkaian kelistrikan dengan PCB Modul di unit outdoor.

3. Motor Dinamo / Kipas FAN

Tidak hanya di indoor yang ada kipas FAN nya, di unit outdoor juga ada. Cara kerjanya pun juga sama. Bedanya kalau pada indoor untuk membuang hawa dingin, sedangkan di unit outdoor untuk membuang hawa panas kondensor. Dia juga memakai kapasitor untuk star, seperti yang sudah saya katakan di atas.

4. Kondensor

Kondensor ini mirip seperti evaporator pada indoor. Lebih tepatnya lagi mirip seperti radiator pada mobil untuk bentuknya. Fungsinya untuk manampung hawa panas atau tekanan rendah, kemudian bersirkulasi ke mesin compresor untuk di proses menjadi tekanan tinggi atau hawa dingin.

5. Overload

Overload adalah otomatis panas. Apabila terkena panas yang berlebih maka ia akan mutus. Fungsinya untuk memutus arus listrik jika terjadi over heating atau panas berlebih pada compresor. dan akan menyambung lagi jika compresor sudah dingin. Lebih tepatnya untuk menghindari konsleting apabila ampere / kekuatan compresor tinggi mencapai batas maximal.

Selain beberapa yang saya sebutkan di atas, supaya AC bisa gunakan maka di perlukan alat atau bahan untuk mendukung komponen AC split itu tadi. di antaranya seperti :

  • Gas Freon / Refrigerant
  • Remote Control
  • Pipa tembaga
  • Kabel
  • Selang pembuangan air

Di atas adalah berberapa komponen AC split dan fungsinya. Semoga informasi yang saya sampaikan kali ini bermanfaat. Jika di rasa ini berguna, jangan lupa share artikel ini di media sosial anda. Jangan lupa komentar di bawah ya jika masih ada yang teman-teman belum mengerti. Sekian terima kasih

2 Comments

  1. Ahmad Alfan Taufiq

Leave a Reply